Ketahanan Informasi Nasional

Program Terpadu Lintas Sektor, DPPKBP3A Pemkab Blitar Sosialisasi Kampung KB Serentak

Home / Berita / Program Terpadu Lintas Sektor, DPPKBP3A Pemkab Blitar Sosialisasi Kampung KB Serentak
Program Terpadu Lintas Sektor, DPPKBP3A Pemkab Blitar Sosialisasi Kampung KB Serentak Sosialisasi Kampung KB serentak di 22 desa yang dilakukan DPPKBP3A Pemkab Blitar (FOTO: AJP/TIMES Indonesia)

TIMESJAMBI, BLITAR – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Pemkab Blitar melakukan sosialisasi Kampung KB. Sosialisasi ini serentak dilakukan di 22 desa sebagai program terpadu lintas sektor.

Sosialisasi dilakukan meluncurkan pilot project Kampung KB pertama di Desa Gogodeso Kecamatan Kanigoro pada tahun 2016 lalu. 

"Lalu dilanjutkan pilot project ke dua di Desa Tumpak Kepuh Kecamatan Bakung pada tahun 2017. Kini setiap kecamatan di wajibkan memilih satu desa sebagai Kampung KB di tahun 2018 untuk mensukseskan program KKBPK (Kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga), " kata Kepala DPPKBP3A Pemkab Blitar Wahid Rosidi, MM pada TimesIndonesia, Jumat (4/5/2018).

Sosialisasi di 22 desa terpilih sebagai Kampung KB dimulai pada tanggal 9April dan berakhir pada tanggal 30 April 2018. Desa yg terpilih sebagai Kampung KB, lanjut Wahid, merupakan desa yg memiliki bebrapa kriteria.

Diantaranya kawasan kumuh, pesisir, daerah aliran sungai, bantaran kereta api,kawasan miskin, terpencil, perbatasan, kawasan industri, kawasan wisata dan padat penduduk.

"Tujuan dipilihnya satu desa di setiap kecamatan sebagai Kampung KB, untuk memantapkan 8 fungsi keluarga. Yakni fungsi agama, fungsi sosial budaya, fungsi cinta dan kasih sayang. Selain itu juga fungsi perlindungan, fungsi reproduksi, fungsi sosialisasi dan pendidikan, fungsi ekonomi dan fungsi lingkungan," jelasnya.

Wahid berharap, Kampung KB tidak hanya milik dinas PPKBP3A saja. Namun juga program bersama lintas sektor, mulai dari kementrian agama sebagai pengedukasi pernikahan dini, dinas pendidikan dalam mensukseskan wajib belajar 9 tahun, dinas kesehatan dalam mengatasi balita gizi buruk dan stunting. Juga dinas koeprasi untuk meningkatkan ekonomi dan dinas pupr dalam menyediakan rumah bagi warga miskin. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com