Romantisme Matahari Tenggelam di Gunung Bromo

Home / Wisata / Romantisme Matahari Tenggelam di Gunung Bromo
Romantisme Matahari Tenggelam di Gunung Bromo Wisata Gunung Bromo. (FOTO: TIMES Indonesia)

TIMESJAMBI, PROBOLINGGOGunung Bromo di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, memang sudah terkenal karena keindahan matahari terbitnya. Namun belakangan, fenomena Matahari tenggelam di Bromo menjadi daya tarik baru, bagi para wisatawan.

Bahkan, romantisme yang tercipta saat matahari tenggelam ini membuat penikmatnya lupa, jika sedang di Bromo. Menjelang matahari tenggelam, suasana di lautan pasir bromo seolah menciptakan atmosfir baru.

Hamparan langit biru, dan matahari yang masih bersinar terang menyajikan kombinasi warna yang kontras. Kabut tipis yang perlahan turut, turut mewarnai suasana itu.

Sepanjang perjalanan dengan mobil menuju pura luhur poten yang tak jauh dari gunung bromo pun, menjadi sangat mengesankan.

Biasanya, wisatawan yang datang ke bromo, hanya akan berkonsentrasi pada “magic hour” yang ada saat pagi hari, tepatnya ketika pergantian dari gelap ke terang.

Sementara sore hari, seringkali diabaikan. Padahal, suasana sore yang tenang, sepi wisatawan, dan suhu udara yang tidak terlalu dingin, membuat matahari tenggelam dapat dinikmati secara maksimal.

“Berkali-kali datang ke sini (bromo, red), saya selalu menikmati sunrise. Tapi kali ini, saya baru tahu, kalau matahari tenggelamnya sangat indah dan kesan romantisnya begitu kental,” Kata salah satu wisatawan asal Jakarta, Dedy, Kamis (3/5/2018).

Keindahan matahari tenggelam ini, paling pas dinikmati dari lautan pasir dan di sekitar Pura Luhur Poten. Suasana akan terasa lebih indah, saat ada persembahyangan warga tengger di pura. Komentar serupa juga terlontar dari sepasang muda-mudi, Nike dan Koko, wisatawan asal Banjarmasin.

Nike mengatakan, awalnya ia merasa sangat sedih dan putus asa, saat travel yang membawanya dari bandara mengalami kendala sehingga tidak bisa sampai tepat waktu untuk menikmati matahari terbit. Akhirnya, ia memutuskan untuk menginap, dan menikmati suasana sekitar bromo.

“Sore harinya saya lihat ke arah lautan pasir kok sepi, dan suasananya sepertinya bagus, akhirnya saya putuskan untuk turun. Ternyata memang benar, matahari tenggelamnya sangat bagus dan memukau, tak kalah dengan matahari tenggelam di pantai,” ujar Nike.

Selain sepi dari hiruk-pikuk pengunjung, menikmati matahari tenggelam di Bromo akan terasa lebih romantis. Terutama untuk pasangan muda, maupun pasangan suami istri yang tengah menikmati wisata Gunung Bromo. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com