PSBB Jakarta Berlaku, Ojol Dilarang Angkut Penumpang

Home / Berita / PSBB Jakarta Berlaku, Ojol Dilarang Angkut Penumpang
PSBB Jakarta Berlaku, Ojol Dilarang Angkut Penumpang PSBB Jakarta berlaku, Ojok Online hanya diijinkan angkut barang. (Foto:motoris)

TIMESJAMBI, JAKARTA – Kebijakan Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta sudah resmi berlaku mulai hari ini, Jumat, 10 April 2020. Hal ini setelah Gubernur Anies Baswedan menerbitkan Pergub nomor 33 tahun 2020 tentang pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar dalam penanganan corona virus (covid-19) di provinsi daerah khusus ibukota Jakarta. Pergub ini termasuk mengatur angkutan roda dua berbasis aplikasi atau ojek oneline (Ojol).

"Pada malam hari ini, saya menyampaikan pesan untuk warga Jakarta semua terkait dengan rencana pelaksanaan PSBB yang akan kita mulai nanti malam pukul 00.00 WIB tanggal 10 April 2020," kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Kamis (9/4/2020) malam.

"Pergub ini memiliki 28 pasal dan mengatur semua kegiatan di DKI Jakarta, baik kegiatan perekonomian, sosial, budaya, keagamaan, pendidikan," tambah dia.

Salah satu yang diatur dalam Pergub ini adalah membatasi angkutan roda dua berbasis aplikasi hanya untuk pengangkutan barang. Artinya, para pengemudi ojek online dilarang mengangkut penumpang selama masa pemberlakuan PSBB. Peraturan tersebut tertuang dalam pasal 18 ayat (6) Pergub nomor 33 tahun 2020.

"Peraturan gubernur rujuk pada Peraturan Menteri Kesehatan, maka ojek boleh untuk barang, tapi tidak untuk antarkan orang," tutur Anies. Peraturan Ojol hanya boleh angkut barang ini setidaknya akan berlaku selama 14 hari selama perberlakuan status PSBB di Jakarta yang berakhir pada 23 April 2020.

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com